Oleh Fauzan Ramadhani
Mandiri, professional, dan berdaya saing kuat hadapi tantangan industri dan dunia kerja, itulah tema yang diusung pada kegiatan Lomba Kompetensi Siswa Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (LKSN PDBK 2023). Sebagai salah satu Penyelenggara Sekolah Luar Biasa, SLB Negeri 2 Martapura turut serta dalam kegiatan LKSN PDBK 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Khusus (Diksus) Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan LKSN PDBK 2023 tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 24 Agustus 2023 di dua tempat yang berbeda yakni Balai Pejaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan galeri kerja SMK Negeri 1 Banjarbaru.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan berjumlah 9 cabang lomba, yakni; (1)Hantaran, (2)Kecantikan, (3)Kreasi Barang Bekas, (4)Membatik, (5)Kriya Kayu, (6)Merangkai Bunga (Mini Garden), (7)Tata Boga, (8)Menjahit, dan (9)Teknologi Informasi. Seluruh SLB di Provinsi Kalimantan Selatan mengirimkan peserta terbaiknya untuk memperebutkan juara 1 pada setiap cabang lomba agar dapat mewakili Kalimantan Selatan di ajang LKSN PDBK tingkat Nasional.
Di penghujung kegiatan, SLB Negeri 2 Martapura berhasil menghantarkan 4 peserta didiknya meraih juara yakni; Juara 2 Lomba Membatik atas nama Muhammad Aqso, Juara 2 Lomba Kreasi Barang Bekas atas nama Muhammad Tegar Andika, dan Juara 2 Lomba Tata Boga atas nama Muhammad Faisal, serta Juara 1 Lomba Kecantikan atas nama Muhibbah yang nantinya akan turut serta mewakili Kalimantan Selatan di ajang LKSN PDBK 2023 di tingkat Nasional.




Kendati mendapatkan 4 Medali dalam ajang LKSN PDBK 2023, masih banyak hal yang harus dievaluasi dan ditingkatkan khususnya kemampuan peserta didik pada bidang vokasi. Diharapkan sekolah mampu mencetak peserta didik yang tidak hanya memiliki daya saing pada setiap kompetisi/ ajang perlombaan, namun juga mampu bersaing di dunia industri dan dunia kerja.
Sejalan dengan tujuan LKSN PDBK 2023, baik peserta didik SLB Negeri 2 Martapura yang berhasil meraih juara, yang belum meraih juara maupun peserta didik yang belum terlibat dalam kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dirinya di bidang keterampilan/vokasi secara optimal sebagai modal untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan industri dan dunia kerja secara disiplin, percaya diri, toleransi, kompetitif dan sportivitas.

