Oleh: Nurbayti Rahmah
Martapura — SLBN 2 Martapura kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 26 hingga 27 Mei 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi siswa-siswi berkebutuhan khusus dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan untuk menampilkan keterampilan vokasional terbaik mereka.

Tahun ini, SLBN 2 Martapura mengirimkan perwakilan dalam 7 cabang lomba, yaitu:
- Kriya Kayu
Guru Pendamping: Rakhmat Hartanto dan Aqmal Noor Zamzam
Peserta: Raffi Darmawan
- Hantaran
Guru Pendamping: Mellyanti dan Rofa’atul Mahmudah
Peserta: Norhidayah
- Membatik
Guru Pendamping: Fauzan Ramadhani dan Muhammad Dwi Kusyuliqan
Peserta: Muhammad Nizam
- Tata Boga
Guru Pendamping: Yeni Nurdiannawati dan Adelia Ananda Putri
Peserta: Aulia
Prestasi: Juara 3
- Kreasi Barang Bekas
Guru Pendamping: Khairuyanti dan Haryadi
Peserta: Rasya
- Merangkai Bunga
Guru Pendamping: Syaibah dan Saimah
Peserta: Annisa
- Teknologi Informasi
Guru Pendamping: Putri Hana Aqmarina dan Hayatul Ghina
Peserta: Muhammad Rizki
Prestasi: Juara 2
Menjelang pelaksanaan lomba, seluruh peserta menjalani latihan intensif bersama para guru pembimbing. Tahapan persiapan ini dilakukan secara rutin dan terstruktur, baik secara teknis keterampilan maupun mental, untuk memastikan setiap siswa siap tampil maksimal. Para guru memberikan bimbingan personal, menyesuaikan metode pelatihan dengan kebutuhan masing-masing siswa, serta menciptakan suasana yang mendukung dan memotivasi.
Dua cabang lomba berhasil mengharumkan nama sekolah dengan prestasi membanggakan, yakni Juara 2 pada cabang Teknologi Informasi dan Juara 3 pada cabang Tata Boga. Namun, lebih dari sekadar hasil, SLBN 2 Martapura memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah berjuang dan menunjukkan dedikasi luar biasa dalam setiap proses lomba. Sekolah meyakini bahwa setiap usaha adalah prestasi, dan seluruh peserta tahun ini telah menunjukkan keberanian, semangat belajar, serta kemajuan keterampilan yang luar biasa.

Plt. Kepala SLBN 2 Martapura, Bu Marsyidah, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya. “Prestasi ini adalah hasil kolaborasi luar biasa antara siswa dan para guru pembimbing. Mereka tidak hanya melatih, tetapi juga menjadi pendamping yang sabar, motivator, dan inspirator bagi anak-anak. Kami bangga dengan seluruh peserta–baik yang menang maupun yang belum. Semangat mereka adalah kemenangan tersendiri.”
LKSN Tingkat Provinsi menjadi bukti bahwa pendidikan inklusif mampu mencetak generasi yang mandiri, terampil, dan berprestasi. SLBN 2 Martapura berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan potensi siswa serta memperkuat peran guru sebagai ujung tombak dalam pembinaan karakter dan keterampilan vokasional.

