“Mobil Harapan, Mengantar Anak Hebat Raih Masa Depan”

Oleh Fauzan Ramadhani

Banjarbaru, 30 Juni 2025 – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan mengalokasikan mobil bantuan operasional untuk meningkatkan layanan pendidikan di seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB). Bantuan ini diharapkan memperkuat akses, akomodasi kegiatan, dan efektivitas layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus di daerah.

Salah satu penerima manfaat adalah SLB Negeri 2 Martapura, yang langsung memfokuskan penggunaan mobil dinas untuk menunjang mobilitas peserta didik dan operasional sekolah.

(Serah terima mobil oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada Plt. Kepala SLB Negeri 2 Martapura, Ibu Marsyidah, S.Pd,

Peserta didik SLB kerap menghadapi tantangan mobilitas—mulai dari jarak tempat tinggal yang jauh, keterbatasan moda transportasi, hingga kebutuhan pendampingan khusus. Ketersediaan kendaraan operasional menjadi solusi strategis untuk: membantu kehadiran siswa yang yang terhambat akomodasi, mendukung akomodasi kegiatan lomba dan apresiasi bakat, serta mengefektifkan distribusi logistik dan layanan administrasi sekolah.

Pengadaan mobil bantuan Dinas Pendidikan untuk SLB se-Kalimantan Selatan terutama pemanfaatannya di SLB Negeri 2 Martapura merupakan langkah nyata memperkuat ekosistem pendidikan yang aksesibel, aman, dan inklusif. Dengan dukungan transportasi yang memadai, sekolah dapat menghadirkan layanan terbaik bagi peserta didik berkebutuhan khusus, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan untuk mereka tumbuh, berprestasi, dan mandiri.

(Mobil angkutan peserta didik berkebutuhan khusus SLB Negeri 2 Martapura)

Setidaknya ada 8 peserta didik yang telah rutin  mendapatkan layanan penjemputan di pagi hari dan pengantaran di jam pulang sekolah dari fasilitas mobil bantuan ini, dengan mempertimbangkan pada siswa yang memang membutuhkan jasa angkutan dikarenakan kesulitan antar jemput dari pihak keluarga serta memfokuskan rute keberangakatan yang sejalur, hal ini dikarenakan driver yang bertugas mengantar jemput tidak lain adalah bapak guru SLB Negeri 2 Martapura itu sendiri sebanyak 4 orang guru secara bergantian.

Harapan ke depannya Mobil dinas yang di Kelola SLB Negeri 2 Martapura bisa mendapat driver yang banyak maupun driver khusus sehingga bisa lebih banyak melayani peserta didik yang membutuhkan akomodasi untuk bersekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *