oleh Fauzan Ramadhani
“Saraba Nyaman di Martapura, di Martapura Saraba Nyaman” itulah slogan yang diusung pada pagelaran Proyek Peguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SLB Negeri 2 Martapura pada Selasa dan Rabu, 28 dan 29 November 2023.
Mengsusung tema Kewirausahaan dengan sub tema “Saraba Nyaman” (Serba Enak) SLB Negeri 2 Martapura mengajak seluruh peserta didik dan dewan guru untuk bersama-sama menyicipi dan mengekplorasi ragam makanan khas yang ada di Kalimantan Selatan, diantaranya kelelepon, untuk inti (kue goreng), donat, wadai (kue) cincin, dan lain sebagainya.

Kegiatan ini menjadi penting karena mewadahi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengenali ragam makanan daerah yang membedakannya dengan ragam makanan modern ataupun daerah lain, melalui kegiatan berdiskusi, eksplorasi (mencicipi dan mendeskripsikan) dan presentasi di depan secara berkelompok


Pada hari Selasa, 28 November 2023, P5 Saraba Nyaman berfokus pada kegiatan membuat makanan khas Kalimantan Selatan yakni “Hintalu Karuang” (makanan berbentuk bulat kecil dari tepung ketan dengan kuah santan dan gula merah). Berdasarkan sejarahnya hintalu karuang diambil dari telur seekor burung Keruang.
Pada kegiatan ini peserta didik dibekali bahan-bahan untuk membuat “Hintalu Karuang” diantaranya; tepung ketan, air kapur, garam, gula merah, pandan, dan santan. Peserta didik secara berkelompok membuat adonan dan menggilingnya menjadi bola-bola kecil yang kemudian direbus bersama kuah santan dan gula merah sehingga jadilah “Hintalu Karuang”.
Pada keesokan harinya yakni hari Rabu, 29 November 2023, Peserta didik kembali melaksanakan P5 “Saraba Nyaman” dengan fokus kegiatan membuat wadai “Kakicak” yakni kue berbahan baku tepung ketan dengan pewarnaan hijau alami dari daun pandan serta taburan parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah.
Tidak jauh berbeda dari “Hintalu Karuang”, bahan pembuatan wadai “Kakicak” juga terbilag sama yakni ; tepung ketan, air kapur, garam, gula merah, pandan dan parutan kelapa. Peserta didik kembali bersama-sama membuat adonan dasar dari wadai Kakicak dengan bimbingan guru, mengekplorasi contoh yang benar, mengkoreksi bentuk dan bersama melihat proses pengkukusan dan penyajian wadai Kakicak.
Peserta didik sangat antusias dalam mengkuti kegiatan P5 Saraba Nyaman ini, baik pada hari pertama maupun hari kedua. Hal ini dikarenakan bagi peserta didik kegiatan ini merupakan kali pertama mereka secara langsung membuat wadai khas Kalimantan selatan serta dapat mencicipi kue yang mereka buat sendiri.

