Pelatihan Tata Boga untuk Melatih Jiwa Kewirausahaan

Oleh : Dina Fuji Utami

Tidak hanya pendidikan akademik, SLBN 2 Martapura juga memfasilitasi siswa/i dalam pengembangan life-skill keterampilan Tata Boga. Berawal dari antusiasme siswa/i yang menyukai pelajaran Tata Boga, maka sekolah melaksanakan “Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Tata Boga” pada tanggal 26-29 Agustus 2024 bertempat di ruang Tata Boga SLBN 2 Martapura.

(Siswa/i SLB Negeri 2 Martapura bersama Chef Moe)

Kegiatan ini melibatkan lima orang siswa/i pilihan dari jenjang SDLB-SMPLB-SMALB dengan hambatan pendengaran (Tuli) yang mana mereka memiliki bakat dan minat khusus dalam Tata Boga serta tiga orang guru pendamping. Dalam kegiatan ini, sekolah mendatangkan Chef Ternama di Kalimantan Selatan yaitu Chef Moe (Mochammad Ichsan Noor, AP., S.I.Kom).

(Antusias siswa/i saat mengikuti kegiatan pelatihan bersama Chef Moe membuat berbagai macam cake dan jajanan tradisional)

Pada pelatihan ini, siswa diajari berbagai macam kue dan jajanan pasar. Ada Telur Gabus, Onde-onde Ketawa, Cupcakes, Black Forest Cake, Bolu Tapai, Joconde Biscuits, Marble Cake serta membuat hiasan fondant. Siswa sangat senang dan suka mengikuti pelatihan ini. Harapannya, dengan mengikuti pelatihan ini para siswa/i dapat mengembangkan kompetensi keterampilan tata boga.

(Siswa/i SLBN 2 Martapura bersama kak Chyntia Nadilla membuat hiasan berbahan dasar fondant)

Chef Moe berkata “Alhamdulillah saya bisa dipercaya dalam beberapa tahun terakhir untuk bisa berbagi keilmuan kepada tim pengajar dan anak-anak spesial yang memiliki semangat luar biasa dalam meningkatkan potensi diri dibidang kuliner. Saya sangat senang dan bahagia karena selalu dengan sambutan hangat dan keceriaan disetiap harinya. Hal tersebut memberikan warna yang baru dan semangat yang tinggi untuk saling berbagi pengetahuan. Diharapkan dapat terus berkelanjutan dan berkembang lebih dalam untuk menggali potensi diri khususnya anak-anak yang penuh semangat dalam dunia boga.” tutur beliau.

Salah satu guru pendamping juga berkata, “Kami ingin kedepannya setelah pelatihan ini selesai, apa yang sudah dipelajari dapat selalu di ingat dan dipraktekkan di rumah dan juga semoga bisa menumbuhkan jiwa berwirausaha pada anak-anak” ucap Ibu Adelia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *