Workshop Pembelajaran Peer Teacher Program Pemberdayaan Master Teacher untuk Menghasilkan Guru Pendidikan Khusus yang Potensial Dalam Pendidikan Layanan Inklusif merupakan usulan dari Kemendikbud pada saat rakor bersama Bidang GTK, serta kriteria peserta workshop yang hadir sesuai dengan pedoman yang ada pada desain program untuk menghasilkan Sandard Kompetensi Lulusan (SKL), Standard Isi, dan Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka.
Kegiatan lanjutan dari workshop tersebut adalam penyusunan rencana On the Job Learning (OJL) dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang nantinya akan memberikan output berupa terbantunya program pembelajaran pada SLB dan mengakomodasi pembelajaran peserta didik berkebutuhan khusus pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI), lalu akan tersusun juga komitmen bersama antara peer teacher dan parter teacher untuk melakukan kegiatan berbagi praktik baik dan melakukan perbaikan secara nyata melalui learning by doing.
Setelah selesai kegiatan selama 4 hari workshop maka akan diadakan OJL di sekolah partner teacher pada tanggal 5 September 2022 dan akan ada juga visiting secara daring untuk memamtau laporan dan hasil praktik baik yang didapat selama OJL pada sekolah partner teacher.
Akhir dari praktik baik yang ada akan dipilih untuk melakukan presentasi pada Hari Disabilitas Nasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2022. Pembelajaran yang terlaksana selama 4 hari pada kegiatan Workshop Pembelajaran Peer Teacher Program Pemberdayaan Master Teacher untuk Menghasilkan Guru Pendidikan Khusus yang Potensial Dalam Pendidikan Layanan Inklusif kemaren meliputi pengenalan mengenai karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, akomodasi kurikulum dan bagaimana melakukan intervensi terhadap kebutuhan peserta didik.
Workshop Pembelajaran Peer Teacher Program Pemberdayaan Master Teacher untuk Menghasilkan Guru Pendidikan Khusus yang Potensial Dalam Pendidikan Layanan Inklusif merupakan usulan dari Kemendikbud pada saat rakor bersama Bidang GTK, serta kriteria peserta workshop yang hadir sesuai dengan pedoman yang ada pada desain program untuk menghasilkan Sandard Kompetensi Lulusan (SKL), Standard Isi, dan Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka.
Kegiatan lanjutan dari workshop tersebut adalam penyusunan rencana On the Job Learning (OJL) dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang nantinya akan memberikan output berupa terbantunya program pembelajaran pada SLB dan mengakomodasi pembelajaran peserta didik berkebutuhan khusus pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI), lalu akan tersusun juga komitmen bersama antara peer teacher dan parter teacher untuk melakukan kegiatan berbagi praktik baik dan melakukan perbaikan secara nyata melalui learning by doing.
Setelah selesai kegiatan selama 4 hari workshop maka akan diadakan OJL di sekolah partner teacher pada tanggal 5 September 2022 dan akan ada juga visiting secara daring untuk memamtau laporan dan hasil praktik baik yang didapat selama OJL pada sekolah partner teacher.
Akhir dari praktik baik yang ada akan dipilih untuk melakukan presentasi pada Hari Disabilitas Nasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2022. Pembelajaran yang terlaksana selama 4 hari pada kegiatan Workshop Pembelajran Peer Teacher Program Pemberdayaan Master Teacher untuk Menghasilkan Guru Pendidikan Khusus yang Potensial Dalam Pendidikan Layanan Inklusif kemaren meliputi pengenalan mengenai karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, akomodasi kurikulum dan bagaimana melakukan intervensi terhadap kebutuhan peserta didik.


HASIL REFLEKSI KEGIATAN OJL 1
( PRAKTIK BAIK )
Kegiatan Perkenalan dengan Kepala Sekolah dan Guru SLB Negeri 2 Martapura
Kegiatan hari pertama OJL 1 tanggal 05 September 2022 di SLB Negeri 2 Martapura dimulai dengan perkenalan dan sharing dengan Bapak Ernas Hudayanto selaku kepala sekolah. Beliau welcome dengan adanya kegiatan ini. Banyak tambahan informasi yang kami Tim Partner Teacher dan Peer Teacher Kabupaten Banjar terima dari beliau, mengenai ke PLB an dan kondisi sekolah. Setelah itu kami mendapatkan juga tambahan pengetahuan tentang identifikasi dan asesmen dari Tim Asesmen SLB Negeri 2 Martapura.
Adapun praktik baik yang kami dapatkan :
- Mengetahui prosedur penanganan PDBK melalui tahapan identifikasi dan asesmen, kemudian melakukan perencanaan pembelajaran.
- Mengetahui lebih detil tentang identifikasi PDBK
- Mengetahui tentang proses asesmen PDBK
- Mengetahui tentang perangkat media untuk asesmen PDBK
Kegiatan hari kedua tanggal 06 September 2022 yaitu peer teacher mengamati proses asesmen dan pembelajaran yang dilaksanakan partner teacher. Kita Bersama-sama berada dalam kelas partner teacher dengan PDBK Hambatan Intelektual. Melihat langsung kondisi PDBK dengan karakteristik prilaku dan pengetahuan masing-masing.
Adapun praktik baik yang kami peroleh :
- Peer teacher mendapat melihat langsung proses identifikasi dan asesmen serta pembuatan perangkat PPI.
- Peer teacher mengetahui instrumen identifikasi PDBK dengan hambatan intelektual
- Peer teacher mengetahui instrumen asesmen PDBK dengan hambatan intelektual
- Peer Teacher mengetahui pembuatan RPP / PPI PDBK.
- Peer teacher mengamati proses pembelajaran PDBK yang dilakukan Partner Teacher.
- Peer teacher mengamati proses penilaian pembelajaran PDBK yang dilakukan Partner Teacher.
Kegiatan hari ketiga tanggal 07 September 2022 yaitu peer teacher dari SLB melakukan proses asesmen dan pembelajaran yang didampingi partner teacher. Kita Bersama-sama berada dalam kelas partner teacher dengan PDBK Hambatan Intelektual.
Adapun praktik baik yang kami peroleh :
- Peer teacher dapat melakukan identifikasi dan asesmen serta pembuatan perangkat PPI, didampingi Partner Teacher.
- Peer teacher melaksanakan proses pembelajaran PDBK yang didampingi Partner Teacher.
- Peer teacher melakukan proses penilaian pembelajaran PDBK yang didampingi Partner Teacher.
Kegiatan hari keempat tanggal 08 September 2022 yaitu peer teacher dari SPPI melakukan proses asesmen dan pembelajaran yang didampingi partner teacher. Kita Bersama-sama berada dalam kelas partner teacher dengan PDBK Hambatan Intelektual.
Adapun praktik baik yang kami peroleh :
- Peer teacher dapat melakukan identifikasi dan asesmen serta pembuatan perangkat PPI, didampingi Partner Teacher.
- Peer teacher melaksanakan proses pembelajaran PDBK yang didampingi Partner Teacher.
- Peer teacher melakukan proses penilaian pembelajaran PDBK yang didampingi Partner Teacher.
Kegiatan hari kelima tanggal 09 September 2022 yaitu Diskusi Pembuatan Laporan OJL 1 dan Catatan Refleksi serta mencatat praktik baik bersama-sama.
Adapun praktik baik yang kami peroleh :
- Selesainya Laporan OJL 1
- Selesainya Catatan Praktik Baik
- Menyelesaikan tugas untuk di upload di Simitra dan Link Laporan.


Kusyuliqan

