Oleh: Bayti

In House Training merupakan salah satu kegiatan rutin SLB Negeri 2 Martapura. Kegiatan IHT SLB Negeri 2 Martapura yang dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2021 mengangkat tema “Penciptaan Ruang Kreatif Demi Terwujudnya Merdeka Belajar di Lingkungan Sekolah Luar Biasa”. Tujuan diselenggarakannya IHT kali ini adalah memberikan wawasan terkait konsep merdeka belajar dan media pembelajaran daring yang dapat memfasilitasi guru dalam menciptakan pembelajran kreatif untuk peserta didik.
Kegiatan IHT diikuti seluruh guru SLB Negeri 2 Martapura sebanyak 47 orang. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan yang diwakili oleh Bapak Abdurrahman, M.Pd selaku Staf PTK SMA Disdikbud Kalsel. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi adanya kegiatan IHT, melalui kegiatan ini guru dapat mengupdate diri dan mengintegrasikan kemampuan pedagogik dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikai (TIK). Bapak Ernas Hudayanto, S.Pd. selaku Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru khususnya kompetensi pedagogik dalam menggunakan media pembelajaran daring.
Materi mengenai media pembelajaran daring dipilih karena relevan dengan permasalahan yang dihadapi guru saat ini yaitu sulitnya dalam melaksanakan proses transfer ilmu kepada peserta didik di masa pandemi. Materi pertama disampaikan oleh Normansyah, S.d mengenai Karakteristik Pendidikan 4.0 dan Konsep Merdeka Belajar. Konsep pendidikan “merdeka belajar” memiliki fokus pada pengembangan kemampuan kognitif siswa. Artinya, siswa akan ditantang untuk mampu berpikir kritis dengan analisis yang baik. Kemampuan inilah yang dibutuhkan siswa agar bisa membuat keputusan yang bijak dalam penyelesaian masalah dan guru beperan untuk memfasilitasi pembelajaran tersebut. Narasumber menjelaskan mengenai belajar.id, akun pembelajaran yang bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar, baik Belajar Dari Rumah maupun pembelajaran tatap muka, melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Akun Pembelajaran dibuat dalam bentuk akun Google dengan domain @belajar.id. Selanjutnya, juga dijelaskan mengenai tata cara mendapatkan akun, penggunaan serta pemanfaatannya.
Narasumber pada materi kedua, Adelia Ananda Putri, S.Pd dan Aqmal Nor Zamzam, S.Pd, memaparkan materi mengenai aplikasi pembelajaran daring Kahoot!, platform pembelajaran berbasis permainan, digunakan sebagai teknologi pendidikan di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Melalui Kahoot!, kuis pilihan ganda/ jenis kuis lainnya dapat dibuat penguna (guru) dan diakses melalui penjelajah web/aplikasi (peserta didik). Peserta IHT sangat antusias menyimak materi dan sangat bersemangat dalam mempraktikkan penggunaan belajar.id dan Kahoot!.
Banyak pengalaman dan pembelajaran bermakna yang diperoleh peserta IHT melalui materi yang diberikan. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan dapat mengembangkan kompetensi berupa skill, knowledge, dan atittude serta selalu up to date dengan ragam media dan aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan di masa pandemi covid-19.
