UJIAN SEKOLAH SLB NEGERI 2 MARTAPURA TAHUN 2021

Oleh: Bayti – 6 April 2021

Suasana Ujian Sekolah SMALB di SLB N 2 Martapura,Selasa (23/03/21)

Pelaksanaan Ujian Sekolah berpedoman pada Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 dapat dilaksanakan secara portofolio, penugasan, tes secara daring/luring, atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing sesuai kondisi daerah dari pandemi Covid-19.

Ujian Sekolah (US) SLB Negeri 2 Martapura diselenggarakan tanggal 15 Maret s.d. 7 April 2021 secara bertahap dari jenjang SMALB pada tanggal 15 s.d. 17 Maret untuk ujian praktek dan tanggal 22 s.d. 25 Maret 2021 untuk ujian tertulis. Ujian praktek SMPLB dilaksanakan tanggal 22 s.d. 24 Maret 2021 dan ujian tertulis pada tanggal 29 Maret s.d. 1 April 2021. Selanjutnya, pelaksanaan US pada jenjang SDLB dilaksanakan tanggal 29 s.d. 31 Maret 2021 untuk ujian praktek dan 5 s.d. 7 April 2021 untuk ujian tertulis.

Peserta Ujian Sekolah (US) SLB Negeri 2 Martapura terdiri dari 9 peserta didik SMALB, 12 peserta didik pada jenjang SMP

LB dan 17 orang peserta didik SDLB. Mata pelajaran yang diujikan pada ujian praktek terdiri dari Praktek Pendidikan Agama & Budi Pekerti, Keterampilan, Seni Budaya, Program Khusus, Penjas Orkes dan Mulok. Pada jenjang SMALB dan SMPLB, mata pelajaran yang diujikan yaitu Pendidikan Agama & Budi Pekerti, Pkn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika dan Bahasa Inggris. Mata pelajaran yang diujikan pada jenjang SDLB yaitu SMALB dan SMPLB, mata pelajaran yang diujikan yaitu Pendidikan Agama & Budi Pekerti, Pkn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika.

US SLB Negeri 2 Martapura dilaksanakan secara luring bertempat di SLB Negeri 2 Martapura. Namun, bagi peserta didik yang berada di luar kota, US dilaksanakan secara daring melalui melalui google meet dan dokumen ujian tertulis dikirimkan melalui jasa pengiriman. Kegiatan US dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan dan berjalan dengan kondusif. Antusiasme peserta didik sangat terasa, baik dari peserta didik yang mengikuti ujian secara langsung di sekolah maupun bagi yang melaksanakannya secara daring. Hal tersebut tidak luput dari dukungan penuh dari orang tua dan peran guru di sekolah. Selama dan setelah masa pandemi, orang tua dan guru diharapkan agar selalu bersinergi guna memberikan pelayanan yang optimal dalam tumbuh kembang anak baik akademik dan non akademik.

Penulis: Nurbayti Rahmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *