Outing Class Pengenalan Kembali Lingkungan Secara Nyata

Oleh: Bayti – Jumat, 12 November 2021

Kegiatan Outing Class SLB Negeri 2 Martapura (4/11/2021)

4 November 2021, Selama pandemi, sebagian besar kegiatan pembelajaran dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Proses pembelajaran menjadi kurang hidup dan lebih banyak menggunakan perangkat elektronik. Untuk menyeimbangkan hal tersebut, sekolah mengajak para siswa untuk belajar di alam dengan konsep Pembelajaran Luar Sekolah atau Outing Class. Dimana para siswa belajar mengenal alam dan lingkungan secara nyata. Peserta Outing Class kali ini adalah siswa pada jenjang SMP dan SMA, serta siswa SD Kelas V dan VI sebanyak 100 orang. Kegiatan ini juga melibatkan hampir semua guru yang mendampingi dan membimbing siswa dalam memberikan wawasan dan pengalaman yang berkaitan dengan alam dan lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk mengikuti kunjungan ke Taman Hutan Raya (Tahura) Mandiangin Sultan Adam. Tahura Mandiangin dipilih karena tempat tersebut merupakan tempat edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. Kegiatan Outing Class tetap mengedepankan protokol kesehatan, dengan mewajibkan siswa untnuk mencuci tangan dan menggunakan masker. Bapak Ernas Hudayanto, S.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan Outing Class ini sudah direncanakan dari tahun sebelumnya, namun realisasinya dilaksanakan setelah pandemi Covid-19 mereda. Peserta yang mengikuti kegiatan kali ini hanya berasal dari kelas besar saja karena kegiatan dilaksanakan di luar sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud untuk memberikan pengalaman kepada siswa selain belajar di dalam kelas. Ke depannya beliau juga mengharapkan agar semua anak dari berbagai jenjang dapat belajar di luar kelas untuk mengenal alam dan kondisi lingkungan. Rencana ke depan, sekolah juga memprogramkan beberapa kegiatan lain yang ada di luar kelas seperti Outbound, Outing Class, dan kunjungan ke tempat bersejarah seperti museum.

Kegiatan Outing Class dikemas menjadi permainan menyenangkan dalam rangka menumbuhkan kepedulian siswa terhadap binatang. Siswa banyak belajar mengenal berbagai macam satwa endemik Indonesia serta lingkungan tempat tinggalnya sambil bermain. Peserta kegiatan dibagi menjadi 8 kelompok yang terdiri dari 4 kelompok putra dan 4 kelompok putri. Pembagian kelompok dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri, dan kekompakan dalam team serta kebersamaan. Siswa ditugaskan untuk mengunjungi 4 pos dengan berbagai tema edukasi mengenal satwa endemik Kalimantan Selatan yaitu beruang madu, binturong, rusa, dan madu kelulut (madu khas dari Kalsel). Siswa dengan antusias mengikuti kegiatan baik dalam belajar mengenal dan berinteraksi dengan satwa maupun saat bermain game.

Dengan adanya Outing Class ini, diharapkan dapat mengurangi kejenuhan para siswa pasca pandemi, menumbuhkan kemampuan komunikasi yang baik dengan orang lain, mengajarkan pada siswa untuk problem solving¸ meningkatkan kepedulian tentang alam dan lingkungan sekitar, membentuk emosi dan perilaku positif siswa, serta kemandirian dan kepemimpinan dalam suatu kelompok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *