Oleh: Fauzan Ramadhani – Senin, 25 Oktober 2021
Mewabahnya Pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak yang sangat besar terhadap pendidikan di Indonesia, sehingga peserta didik di seluruh Indonesia diharuskan melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Video Pembelajaran yang menarik dan interaktif menjadi salah satu media pembelajaran yang paling bermanfaat selama belajar dari rumah, karena materi yang tersusun dibuat seefektif dan seefisien mungkin untuk mudah dipelajari peserta didik. Dampak ini tidak hanya dirasakan oleh peserta didik reguler, Peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) juga ikut terdampak bahkan lebih dari peserta didik reguler, karena perlu penanganan khusus dalam proses pembelajarannya.
Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) mencoba untuk menyediakan video pembelajaran jarak jauh dengan berfokuskan pada materi ajar dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik umum Peserta didik berkebutuhan khusus melalui channel Youyube PMPK.
Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) melaksanakan serangkaian acara yang berawal dari video konferensi dengan tema “Penyelenggaraan Pra Kegiatan Simulasi Penyiapan Video Pembelajaran Jarak Jauh SLB Melalui media daring”, pada Selasa, 12 Oktober 2021 yang diikuti oleh kepala Sekolah, guru kelas dan guru IT, dan dilanjutkan dengan “Pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyiapan Video Pembelajaran Jarak jauh SLB” Pada hari Selasa-Jum’at, 19-22 Oktober 2021 bertempat di Hotel Bigland Bogor, Jawa Barat dengan peserta berjumlah 134 Peserta (guru kelas dan guru IT) dari 67 Sekolah termasuk SLB Negeri 2 Martapura, dengan harapan masing-masong sekolah membuat 3 video pembelajaran sesuai muatan kurikulum dan materi yang sudah ditentukan.
Hari Pertama: Selasa, 19 Oktober 2021
Pembukaan
Pembukaan acara dilaksakan pada pukul 16.00 di hotel Bigland Bogor. Bapak Ngadirin, M.Pd menyampaikan bahwa Bimtek ini dilaksakan untuk menyiapkan video pembelajaran sekolah luar biasa, yang dimaksudkan agar nantinya guru-guru yang terlibat dalam acara ini membawa ilmu tersebut ke sekolah dan menularkannya ke pendidik lainnya. Pemanfaatan TIK dalam mengembangkan video pembelajaran agar mudah diakses dan tersedia banyak jenis video yang mengcover kebutuhan anak dengan berkebutuhan khusus. Acara ini dihadiri 67 dari 100 sekolah untuk dilatihkan membuat video pembelajaran yang outputnya sebanyak 3 video pada tiap sekolah yang nantinya ketika di unggah, akan melewati proses kurasi terlebih dulu untuk kelayalan konten dan kualitas videonya.
Kegiatan dilanjutkan dengan menyempurnakan salah satu dari 3 Garis-garis besar media (GBIM), Jabara Materi (JM) dan Skenario Video Pembelajaran yang akan dijadikan bahan dalam pembuatan video pembelajaran di hari ke kedua
Hari Kedua: Rabu, 20 Oktober 2021
Muatan materi video Pembelajaran, oleh Witri Erdiawati Slamet Riyadi, S.Pd
Pentingnya subtitle/ teks materi dalam video sangat berguna untuk teman teman dengan hambatan pendnegaran (tunarungu). Media ajaryang digunakan bisa berbentuk grafis maupun benda konkret yang disesuaikan dengan materi ajar yang dibuat masing masing sekolah. Melibatkan karya dari orang lain yakni mengenai copyright juga ditekankan dalam pelatihan ini agar menghargai HAKI. Pemilihan background yg tepat juga ditekankan agar tidak mengganggu konsentrasi peserta didik, terutama jika video tersebut diperuntukkan untuk anak dengan hambatan autism. Peserta pembuatan video juga diingatkan untuk tidak mengenakan pakaian dengan warna hijau agar memudahkan proses pengeditan video pembelajaran.
Pemaparan Teknis Pengambilan Video Pembelajaran, oleh Edi Julianto, S.TR.SN
Pengaturan letak titik pencahayaan, derajat dan keterangan suatu cahaya sangat mempengaruhi proses pembuatan video dengan green screen selama di dalam ruangan (in door). Pengambilan video di luar ruangan (out door) juga perlu memperhatikan intensitas cahaya yang ada agar tidak menimbulkan banyak bayangan, namun masih bisa dibantu dengan reflector pada umumnya maupun sterofoam.
Pemaparan tentang perekaman audio juga menjadi perhatian dalam pelatihan kali ini, serangakaian tips diberikan agar rekaman audio yang didapat jernih salah satunya dengan menggunakan clip on agar terfokus pada suara pemateri baik in door maupun out door.
Kegiatan dilanjutkan dengan proses pengambilan video oleh masing-masing sekolah sesuai dengan skenario video pembelajaran yang sudah diolah sebelumnya sampai dengan sore hari secara bergantian, dengan perlengkapan engambilan video yang sudah difasilitasi oleh panitia.
Hari Ketiga: Kamis, 21 Oktober 2021
Proses Editing Video Pembelajaran oleh Adrian Gahinsah
Pemaparan materi editing oleh Pak Adrian menitik beratkan pada aplikasi Filmora9 sebagai aplikasi edit video yang mudah digunakan dan sesuai dengan anggaran belanja barang pada MOU kepala sekolah dengan PMPK.
Pemaparan yang disampaikan oleh Pak Adrian dimuali dari tahapan awal yakni input bahan-bahan dsar seperti video green screen, audio, background dan file-file penunjang liannya, sampai dengan proses pengediatan dan perangkaiannya menjadi suatu media pembelajaran yang utuh.
Kegiatan dilanjutkan dengan proses pendampingan pengeditan video pembelajaran menjadi satu video pembelajaran yang utuh untuk siap dikoreksi dan dipublikasikan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) jika dirasa layak.
Penutupan
Acara penutupan ditutup oleh Bapak Direktur PMPK Aswin Widianto selaku bidang penilain, dilanjutkan dengan kegiatan evaluasi dua penampilan hasil video pembelajaran perwakilan tallent Ibu guru dari SLB N 3 Denpasar dan bapak guru dari SLB N 2 Banjarmasin. Serta kesan dan pesan oleh pesrta bimtek yang diwakili oleh Indonesia bagian Timur, Tengah dan Barat, tidak lupa panitia dan narasumber yang bertugas turut memberikan pesan dan kesan “Asumsikan video pembelajaran yang dibuat bukan untuk diri sendiri, tetai untuk Indonesia, sehingga masing-masing guru saling melengkapi dalam membuat video pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia.”
Pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyiapan Video Pembelajaran Jarak jauh SLB yang dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) ini sangat besar manfaatnya bagi Pendidikan di Sekolah Luar Biasa di seluruh Indonesia, karena menyediakan ragam materi ajar yang membantu guru maupun peserta didik Berkebutuhan khusus belajar dari rumah. Harapan kedepan akan terciptanya banyak video pembelajaran yang dikhususkan untuk peserta didik berkebutuhan khusus, karena video pembelajaran ini bisa diterapkan sampai kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.


